Minggu, 01 Januari 2012

DESCRIPTIVE TEXT


1.  Goal / Aim
Descriptive text is a text which a describes a particular person, place, or thing. Descriptive describes someon or something.
2.  Generic Structure
a.   Identification
This part introduces the person or thing describ
b.   Description
This part give the details of the person or thing describe. It may describe parts, qualities, or characters.
c.   Conclusion (Optional)
3.  Langue Features
·       Focus spesific participant
·       Use simple present tense (sometimes we can use simple past tense if the the object had passed away or lost).


GLOBALISASI



Pengertian
v Kata "globalisasi" diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal.
v Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekadar definisi kerja (working definition), sehingga tergantung dari sisi mana orang melihatnya.
v Globalisasi adalah proses dimana berbagai peristiwa, keputusan dan kegiatan di belahan dunia yang satu dapat membawa kosekuensi penting bagi berbagai individu dan masyarakat di belahan dunia yang lain
v Globalisasi adalah sebuah istilah yg digunakan untuk menjelaskan perubahan-perubahan dalam masyarakat (changes) dan dalam perekonomian dunia yang dihasilkan oleh meningkat pesatnya perdagangan dan pertukaran kebudayaan. Dalam arti ekonomi, globalisasi mengacu terutama pada liberalisasi perdagangan atau perdagangan bebas (free trade).
v Globalisasi berarti kebebasan dan kemampuan individu dan perusahaan untuk memprakarsai ekonomi dengan orang-orang dari negara lain. Bank Dunia
v Globalisasi adalah proses meningkatnya aliran barang, jasa, uang, dan gagasan melintasi batas-batas negara dan sebagai akibarnya terjadi integrasi ekonomi global

GLOBALISASI MENURUT PARA AHLI
v Kennedy dan Cohen menyimpulkan bahwa transformasi ini telah membawa kita pada globalisme, sebuah kesadaran dan pemahaman baru bahwa dunia adalah satu.
v Giddens menegaskan bahwa kebanyakan dari kita sadar bahwa sebenarnya diri kita turut ambil bagian dalam sebuah dunia yang harus berubah tanpa terkendali yang ditandai dengan selera dan rasa ketertarikan akan hal sama, perubahan dan
v Sejalan dengan itu, Peter Drucker menyebutkan globalisasi sebagai zaman transformasi sosial. Setiap beberapa ratus tahun dalam sejarah manusia, transformasi hebat terjadi. Dalam beberapa dekade saja, masyarakat telah berubah kembali baik dalam pandangan mengenai dunia, nilai-nilai dasar, struktur politik dan sosial, maupun seni. Lima puluh tahun kemudian muncullah sebuah dunia baru.

Tanda-tanda globalisasi
v Menguatnya ruang pribadi (person-space). Kebebasan, ide-ide, nilai lama diganti dg nilai baru, misal:materialistis.
v Era persaingan/kompetisi.
v Naiknya intensitas hubungan antarbudaya, norma sosial, kepentingan, ideologi antar bangsa

Cakupan Globalisasi
v Globalisasi bersifat multidimensional
v Globalisasi dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut ini: politik, ekonomi, sosial, dan budaya.
v Dengan demikian terjadilah globalisasi politik, globalisasi ekonomi, globalisasi sosial, globalisasi budaya.

Globalisasi Politik
v Penyesuaian kedaulatan suatu negara dengan kepentingan global.

Globalisasi Ekonomi
v Produk-produk lintas negara
v Perusahaan-perusahaan multinasional

Globalisasi Sosial
v Meningkatnya individualisme
v Pola kerja baru

Globalisasi Budaya
v Homogenitas budaya
v Budaya instan

CIRI-CIRI GLOBALISASI
v Berikut ini beberapa ciri yang menandakan semakin berkembangnya fenomena globalisasi di dunia.
v Perubahan dalam konsep ruang dan waktu. Perkembangan barang-barang seperti telepon genggam, televisi satelit, dan internet menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian cepatnya, sementara melalui pergerakan massa semacam turisme memungkinkan kita merasakan banyak hal dari budaya yang berbeda
v Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan eprdagangan internasional, peningkatan pengaruh perusahaan multinasional, dan dominasi organisasi semacam World Trade Organization (WTO).
v Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa (terutama televisi, film, musik, dan transmisi berita dan olah raga internasional). saat ini, kita dapat mengonsumsi dan mengalami gagasan dan pengalaman baru mengenai hal-hal yang melintasi beraneka ragam budaya, misalnya dalam bidang fashion, literatur, dan makanan.
v Meningkatnya masalah bersama, misalnya pada bidang lingkungan hidup, krisis multinasional, inflasi regional dan lain-lain.

TEORI GLOBALISASI
v Cochrane dan Pain menegaskan bahwa dalam kaitannya dengan globalisasi, terdapat tiga posisi teroritis yang dapat dilihat, yaitu:
v Para globalis percaya bahwa globalisasi adalah sebuah kenyataan yang memiliki konsekuensi nyata terhadap bagaimana orang dan lembaga di seluruh dunia berjalan. Mereka percaya bahwa negara-negara dan kebudayaan lokal akan hilang diterpa kebudayaan dan ekonomi global yang homogen. meskipun demikian, para globalis tidak memiliki pendapat sama mengenai konsekuensi terhadap proses tersebut.
v Para globalis positif dan optimistis menanggapi dengan baik perkembangan semacam itu dan menyatakan bahwa globalisasi akan menghasilkan masyarakat dunia yang toleran dan bertanggung jawab.
v Para globalis pesimis berpendapat bahwa globalisasi adalah sebuah fenomena negatif karena hal tersebut sebenarnya adalah bentuk penjajahan barat (terutama Amerika Serikat) yang memaksa sejumlah bentuk budaya dan konsumsi yang homogen dan terlihat sebagai sesuatu yang benar dipermukaan. Beberapa dari mereka kemudian membentuk kelompok untuk menentang globalisasi (antiglobalisasi)

HARAPAN MASYARAKAT TENTANG PENDIDIKAN DAN PENDIDIKAN MULTIBUDAYA


PENDIDIKAN
  • Pendidikan adalah proses bimbingan atau tuntutan dari pendidik ke peserta didik untuk mencapai tujuan pendidikan.
  • Pendidikan sebagai usaha manusia untuk menumbuhkan dan mengembangkan potensi-potensi pembawaan baik jasmani maupun rohani sesuai dengan nilai-nilai yang ada di dalam masyarakat dan kebudayaan.

HARAPAN MASYARAKAT TERHADAP PENDIDIKAN DI INDONESIA
  • Guru-guru dengan tulus mengabdi dan bersedia mengajarkan bahkan di tempat yang "terpencil" atau "tertinggal".
  • diadakannya sekolah yang tidak memakan biaya untuk memperoleh pendidikan dengan cara diadakan sekolah terbuka untuk para masyarakat yang tidak mampu agar mereka lebih mengenal dunia pendidikan.
  • dana BOS dapat disalurkan dengan baik
  • kemendiknas memberikan beasiswa yang memadai untuk siswa-siswi yang berprestasi yang tidak mampu secara finansial.
  • pendidikan Indonesia diharapkan agar lebih baik lagi, lebih meningkatkan mutu, kualitas dari pendidikan.

HARAPAN ORANG TUA TERHADAP PENDIDIKAN DI INDONESIA
  • Bisa menjadikan anak-anak nya yang berguna bagi nusa dan bangsa
  • guru harus bisa menumbuhkan nila-nilai karakter peserta didik disekolah
  • tempat untuk memperoleh ilmu dan dapat mencerdaskan anak mereka dalm segi akademis dan akhlak
  • menyediakan program pndidikan dengan memperluas wawasan pemikiran dan peningkatan kualitas pribadinya
  • lebih ditekankan lagi proses belajarnya tanpa menekankan materi, fisik, dan psikis para peserta didik untuk menjalankan pendidikan.

FAKTOR KENDALA PENDIDIKAN DAN CARA MENGATASINYA
  • FAKTOR
  1. minimnya sarana dan prasarana sekolah yang kurang memadai
  2. ekonomi orang tua yang tidak sanggup membiayai sekolah karena biaya sekolah yang mahal
  3. masih banyak orang-orang yang belum sadar bahwa pendidikan itu penting bagi kehidupan kita.
  • CARA MENGATASI
  1. pemerintah mengadakan pemerataan sarana dan prasarana sekolah
  2. menyadari bahwa pendidikan adalah sebuah kebutuhan seorang manusia
  3. pemerintah melaksanakan program wajib belajar selama 9 tahun tanpa dipungut SPP

PENDIDIKAN MULTIBUDAYA
  • Pendidikan multibudaya adalah satu sistem pendidikan yang menekankan bahwa setiap pelajar berhak mendapat peluang pendidikan yang sama tanpa mengira jender, kelas sosial, etnik, budaya, bahasa dan agama (James A. Dankse dan Cherry A. McGee Banks, 2003)

PENDIDIKAN MULTIBUDAYA DI INDONESIA
  • Pendidikan multibudaya yang ada di Indonesia merupakan kekayaan yang boleh menjadi modal untuk mengembangkan kekuatan budaya

PENTINGNYA PENDIDIKAN MULTIBUDAYA
  1. Menanamkan sikap simpati, respek, apresiasi, dan empati terhadap penganut agama dan budaya yang berbeda
  2. membangun kohesifitas, soliditas dan intimitas di antara keragamannya etnik, ras, agama, budaya dan kebutuhan di antara kita.


HAK ASASI MANUSIA

,

HAK ASASI MANUSIA

- John Locke
HAM adalah hak-hak yang diberikan langsung oleh sang pencipta / Tuhan sebagai sesuatu yang bersifat kodrati.

- Teaching Human Rights (diterbitkan oleh PBB)
HAM adalah hak-hak yang melekat pada setiap manusia yang tanpanya manusia mustahil dapat hidup sebagai manusia.

- UU No. 39 tahun 1999

- Sejarah Perkembangan HAM
a. Tahun 1215 Magna Charta
b. Tahun 1689 Eduality before The Law (Kesetaraan di depan Hukum)
c. Tahun 1789
d. Tahun 1941 The Four Freedoms Theodore Rousevelt
-      Hak kebebasan berbicara dan berpendapat
-      Hak kebebasan memeluk agama dan beribadah sesuai ajarannya
-      Hak bebas dari kemiskinan
-      Hak bebas dari rasa takut
e   e. Tahun 1944 Deklarasi PhiladelPhia
    
    Menurut Deklarasi Universal, setiap manusia memiliki 5 HAM, yaitu
    a. Hak personal/jaminan kebutuhan pribadi
    b. Hak legal/jaminan perlindungan hukum
    c. Hak sipil dan politik
    d. Hak subsistensi/jaminan adanya sumber daya untuk menunjang kehidupan
    e. Hak ekonomi, sosial, dan budaya



http://www.youtube.com/watch?v=Gji2hhtxURA
x

Perkenalan Diri

haii semuaa :D


Saya Tri Yulianti Purnawati yang mempunyai blog ini. awal nya saya membuat ini hanya untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh Bapak Dosen TIK, namun setelah dipikir-pikir blog ini saya buat untuk menyumbangkan ilmu yang saya dapat selama beberapa bulan belakangan ini, dan para pembaca bisa melihatnya di blogspot saya ini :)))) makasiiiii ♥♥♥♥